Kartini Women’s day Kohati Angkat Bicara Soal Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan di Tanjab Barat

Minggu, 21 April 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zabak.idTANJAB BARAT – Sebagai salah satu organisasi keperempuanan berbasis mahasiswa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Korps HMI-Wati (KOHATI) turut menyikapi kasus pelecehan seksual yang terjadi akhir-akhir ini.

Menurut KOHATI Tanjab Barat kasus pelecehan seksual yang terjadi akhir-akhir ini yang dilakukan oleh salah satu oknum kepala sekolah di Kecamatan Sebrang Kota tentunya memunculkan keprihatinan publik, apalagi korban berstatus pelajar di sekolah tersebut .

Hal ini tentunya akan berimplikasi pada psikologis, mental dan akan mengakibatkan trauma pada korban. Sehingga akan berpengaruh pada kehidupan para korban di kemudian hari.

Selain itu ada beberapa kasus lain terkait pelecehan seksual pada anak yang dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya sendiri, serta kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum masyarakat terhadap anak di lingkungan sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak belum mendapatkan perlindungan atas keamanan dalam kehidupannya sehari-hari.

Ketua umum KOHATI Tanjab Barat, Mustika berpendapat bahwa kejadian ini akan berdampak buruk pada psikologis dan masa depan anak khususnya bagi para pelajar. Hal ini bisa menurunkan peforma belajar, depresi dan efek jangka panjang lainnya.

Baca Juga :  Heboh Mati Lampu, HMI dan Masyarakat Peduli Listrik Gelar Aksi Kejalan

Mustika juga mengatakan tindak lanjut yang di lakukan oleh para pelaku harusnya ditindak dan di proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Sebagai Organisasi Keperempuanan kami sangat menyayangkan kejadian pelecehan seksual yang terjadi akhir-akhir ini, apalagi dari beberapa kasus yang diberitakan kami merasa korban tidak mendapatkan keadilan. Sebagai contoh kasus yang di lakukan oleh oknum kepala sekolah yang hanya berujung pada perjanjian perdamaian padahal secara khusus indonesia memiliki undang-undang tersendiri mengenai perlindungan anak yaitu UU No 23 Tahun 2004 tentang perlindungan anak dalam pasal 81 dan 82 UU Perlindungan Anak mengatur bahwa pelaku pelecehan seksual terhadap anak bisa dipidana penjara maksimal 15 tahun. Menurut saya 15 tahun penjara tidak sebanding dengan apa yang dialami oleh korban, mengingat kejadian ini dapat berpengaruh sangat besar bagi korban maka dari itu jika kasus ini hanya berakhir pada perjanjian perdamaian tentunya tidak akan menjamin kejadian serupa terulang kembali” Ujarnya.

Baca Juga :  Gus Yahya, HMI dan Caption Medsos Jokowi

Dalam momentum Hari Kartini kasus ini menjadi salah satu bahan kajian keperempuanan yang dilakukan oleh KOHATI Tanjab Barat dalam kajian tersebut Kohati Tanjab Barat menyimpulkan bahwa pelecehan seksual akan menyebabkan 3 kemungkinan efek _pertama_ korban bisa saja memandang hal ini sebagai sebuah keterlanjuran yang akhirnya mendorong korban terjun kedalam pergaulan bebas, _kedua_ mendorong korban melakukan prilaku menyimpang dalam dirinya , _ketiga_ hal yang lebih para adalah korban bisa saja mendapatkan perlakuan buruk oleh lingkungan sehingga korban mengalami tekanan mental.

“Semangat Hari Kartini mengajak kita untuk terus memperjuangkan kesetaraan gender dan melawan segala bentuk penindasan terhadap perempuan, termasuk pelecehan seksual. Peringatan Hari Kartini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan dalam melawan dan mencegah pelecehan seksual, serta memperjuangkan hak-hak perempuan untuk hidup tanpa rasa takut dan aman. Sebagai anggota masyarakat dan sekaligus bagian dari anggota keluarga kita perlu turut andil dalam mengawasi adik-adik kita dan memberikan pemahaman sederhana mengenai apa yang seharusnya dan tidak seharusnya orang lain lakukan terhadap mereka dan mengajarkan untuk menjadi pribadi yang terbuka sehingga ketika terjadi sesuatu hal yang buruk kepada mereka kita dapat segera mengetahui dan dapat menindaklanjutinya” lanjutnya.

Baca Juga :  Ada Lomba Panco di Jambi, Buruan Daftar

“Melindungi anak berarti melindungi potensi sumber daya dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan menghancurkan anak dengan pelecehan seksual dimasa pertumbuhannya berarti menghancurkan masa depan bangsa. Semoga hal ini cepat dapat diselesaikan dan tidak ada kejadian serupa yang terjadi dikemudian hari.” tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Zabak.id. Mari bergabung di Channel Telegram "Zabak.id", caranya klik link https://t.me/zabak.id, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Cek Nama-nama yang Lolos PPS se-Tanjab Timur
Serius Maju Pilgub Jambi, Safrial Lobi Partai di Jakarta
Dumisake Pendidikan, Gubernur Jambi Al Haris Bantu Biaya SPP Ribuan Siswa Tak Mampu di Sekolah Swasta
Bawaslu Tanjab Timur Umumkan Hasil Akhir Seleksi Panwascam, Berikut Nama-namanya;
Waka DPRD Provinsi Jambi Harap Tol Bayung Lencir – Tempino Segera Rampung
Posko-posko Tim Haris-Sani Kepung Tanjab Timur
Kantongi Dukungan 15 Kursi: Haris-Sani Mantap Berlayar di Pilgub Jambi 2024
PPP dan PAN Mantap Usung Haris-Sani di Pilgub Jambi 2024

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:16 WIB

Cek Nama-nama yang Lolos PPS se-Tanjab Timur

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:16 WIB

Serius Maju Pilgub Jambi, Safrial Lobi Partai di Jakarta

Jumat, 24 Mei 2024 - 10:06 WIB

Dumisake Pendidikan, Gubernur Jambi Al Haris Bantu Biaya SPP Ribuan Siswa Tak Mampu di Sekolah Swasta

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:37 WIB

Bawaslu Tanjab Timur Umumkan Hasil Akhir Seleksi Panwascam, Berikut Nama-namanya;

Rabu, 22 Mei 2024 - 22:42 WIB

Posko-posko Tim Haris-Sani Kepung Tanjab Timur

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:39 WIB

Kantongi Dukungan 15 Kursi: Haris-Sani Mantap Berlayar di Pilgub Jambi 2024

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:17 WIB

PPP dan PAN Mantap Usung Haris-Sani di Pilgub Jambi 2024

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:11 WIB

Parah! Arie: 10 Tahun Pimpin Tanjab Timur, Romi Tidak Miliki Konsep Pembangunan

Berita Terbaru

BERITA

Cek Nama-nama yang Lolos PPS se-Tanjab Timur

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:16 WIB

BERITA

Serius Maju Pilgub Jambi, Safrial Lobi Partai di Jakarta

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:16 WIB

OPINI

Membaca Pilgub Jambi 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 07:55 WIB