Zabak.idTANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Hairan, SH didampingi Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi di Daerah tahun 2022 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual yang dipimpin secara langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Indonesia (Wamendagri), John Wempi Wetipo, SH. Senin (14/11/2022).

Rakor yang diikuti melalui zoom meeting dari Balai Pertemuan Kantor Bupati tersebut, juga diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kajari Tanjab Barat, perwakilan dari unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait, Kabag Perekonomian dan Badan Pusat Statisik.

Baca Juga :  Ungkap Dugaan Bagi Bagi Uang Senilai Rp20 Miliar di PSU Pilgub Jambi

Dalam Pemaparannya Wamendagri menyebutkan ada 6 (enam) upaya konkrit dalam penanganan inflasi diantaranya melaksanakan operasi pasar murah, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, dilakukan kerja sama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan.

“Upaya konkrit selanjutnya yakni pencangan gerakan menaman, merealisasikan BTT (belanja tak terduga) serta yang ke enam adanya dukungan transportasi dari APBD,” Katanya.

Usai mengikuti Rakornas tersebut Wakil Bupati H. Hairan menyampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat sampai saat ini angka inflasi terbilang cukup rendah  yakni di bawah 1 (satu) persen.

Baca Juga :  Syahbandar Gerindra Jambi Akui Dr Novri ada Pelanggaran Berat

“Untuk saat ini angka inflasi di Kabupaten kita dibawah 1 persen dan ini jauh dibawah nasional. Sementara yang menjadi isu nasional saat ini yakni bawang merah, dan Tanjung Jabung Barat saat ini bawang merah masih terkendali sangat baik,” Ujarnya.

Lebih lanjut Wabup menyebutkan bahwa Pemkab Tanjab Barat bersama satgas terus melakukan upaya dalam menekan angka inflasi, yang diantaranya melakukan pemantauan harga komoditas bahan pokok agar tidak ada kenaikan harga.

“Pencangan gerakan menanam cabe bagi ASN juga salah satu upaya konkrit kita dalam penanganan inflasi di daerah hingga dibawah angka 1 persen,” Pungkasnya.(*).

Baca Juga :  Pjs Bupati Tanjab Barat Hadiri Konferwil V Organisasi Kepemudaan GP Ansor